Resep dan Filosofi Bubur Jenang sumsum Lembut dan Gurih

Resep dan Filosofi Bubur Jenang sumsum Lembut dan Gurih

Resep dan Filosofi Bubur Jenang sumsum Lembut dan Gurih

Jenang sumsum merupakan bubur putih yang terbuat dari tepung beras. Bubur tersebut laku disiram dengan kuah manis yang terbuat dari gula merah cair. Tekstur bubur yang sangat lembut serta rasa manis dari gula merah membuat jenang sumsum ini cocok dikonsumsi kapan saja.

Selain dijadikan jajanan pasar, bubur sumsum sering juga dikonsumsi saat seseorang sakit dan memerlukan makanan yang lembut. Karbohidrat diperoleh dari tepung besar dan kalori dari gula merah cairnya. Teksturnya yang gurih lembut begitu cocok untuk dikonsumsi bersama dengan wanginya santan dan manisnya gula kelapa yang dicairkan.

Seporsi bubur sumsum dikatakan bisa mengganjal perut. Oleh karena itu bubur ini banyak dipilih sebagai konsumsi sarapan yang ringan namun mengenyangkan. Memang, ada begitu banyak penjual bubur sumsum di lingkungan sekitar Anda. Namun tentu tak ada salahnya pula bila Anda mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah.

Sebelum keresep membuat bubur sumsum aku pengen cerita. Sudah aku cari ke beberapa website ternyata tidak ditemukan sejarah asal muasal bubur sumsum ini. Namun bubur sumsum banyak ditemui di pulau jawa. Adanya transmigrasi dan TKI dibeberapa negara, menu bubur sumsum mulai tersebut di beberapa daerah dan negara seperti Malaysia dan Thailand.

Mengapa disebut bubur sumsum?

Banyak yang bilang karena bentuk dan warnanya seperti sumsum tulang sehingga disebut bubur sumsum.

Saat aku dipercara menjadi panitia dibeberapa acara nikahan keluarga di Yogyakarta, setelah selesai acara saat syukuran acara berjalan dengan lancar tidak lupa disajikan bubur sumsum. Kata orang tua bubur sumsum ini salah satu syarat biar tetap sehat karena sumsum yang digunakan untuk bekerja menjadi panitia sudah diganti dengan bubur sumsum (sebagai simbol).

Selain itu, bubur sumsum juga memiliki banyak filosofi. Salah satunya bubur sumsum merupakan simbol dari kesederhaan dan rasa penuh syukur. Sejarah bubur sumsum yang tercipta karena keterbatasan pangan membuat kita sejatinya lebih menghargai hal sederhana yang ternyata memiliki banyak manfaat.

Nah, apakah didaerahmu terdapat cerita tentang bubur sumsum kamu bisa share di comment.

Dimasyarakat ada beberapa variasi bubur sumsum:

    1. Bubur Sumsum biasa
    2. bubur sumsum candii

resep-filosi-bubur-sumsum-jawa-manis-gurih-cendil

    1. bubur sumsum hijau

resep-filosi-bubur-sumsum-jawa-manis-gurih-hijau-pandan

    1. bubur sumsum mutiara

resep-filosi-bubur-sumsum-jawa-manis-gurih-mutiara

  1. bubur sumsum tanpa santan

 

Sekarang kita belajar membuat bubur sumsum-nya

Bahan-bahan

Bahan saus gula merah:

  1. 300 gr gula merah, disisir/pot kecil2
  2. 500 ml air
  3. 2 lbr daun pandan, ikat
  4. Bahan bubur:
  5. 2 bh santan kara segitiga+air sampai 1000ml
  6. 1/2 sdt vanili bubuk
  7. 1/2 sdt garam
  8. 130 gr tepung beras

 

Langkah

 

  1. Buat saus gula merah: campur semua bahan, rebus sampai mendidih, saring, sisihkan.

 

  1. Buat bubur: ambil kurang lebih 100ml air santan, campurkan dengan tepung beras, aduk sampe licin tak bergerindil. Sisihkan.

 

  1. Rebus sisa air santan, garam, vanili, aduk sampai mendidih. Setelah mendidih masukkan larutan tepung tadi sedikit2 sampai habis sambil diaduk terus yaa… Aduk cepat sampe matang. Angkat.
  2. Bubur Sumsum Super Lembut Super Enak langkah memasak 3 foto

 

  1. Makan bubur sumsum harus pake saus gula merah, asin gurih plus manis, hmmmm….. enakkk…. 😋

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *